Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner   
 photo ezgif.com-resize_zpsepqxvkoj.gif

Postingan Populer

Prediksi Serbia vs Swiss: Bagaimana Hasil Pertemuan Pertama?


Sepak Bola - Serbia dan Swiss akan bertemu di matchday kedua Grup E Piala Dunia 2018. Laga itu menandai perjumpaan pertama kedua tim.

Pertandingan antara Serbia melawan Swiss bakal dilangsungkan di Stadion Kaliningrad, Sabtu (23/6/2018) dinihari WIB. Angka penuh sudah pasti menjadi target masing-masing tim yang memiliki motivasi berbeda itu.

Usai mengalahkan Kosta Rica 1-0 di laga pertama, Serbia akan lolos apabila mampu mengalahkan Swiss. Namun, swiss cukup tricky bagi Alexander Kolarov cs, mengingat suksesnya mengimbangi tim tangguh Brasil 1-1.

Swiss, yang baru mendapatkan satu poin, berharap bisa meraih kemenangan pertamanya atas Serbia demi membuka lebar peluang lolos ke fase knockout. Tim berjuluk Red Crosses itu berupaya menyamai laju terjauhnya dalam dua dekade terakhir Piala Dunia dengan maju hingga babak 16 besar.

Melihat dari materi pemain, Swiss relatif sedikit lebih baik ketmbang Serbia.

Swiss didukung pemain-pemain di level tertinggi macam Roman Buerki, Stephan Lichsteiner, Ricardo Rodriguez, Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, Valon Behrami. Tim besutan Vladimir Petkovic itu menembus putaran final dengan menjadi runner-up grup di bawah Portugal karena selisih gol saja.

Pada prosesnya, Swiss sempat mengalahkan Portugal 2-0 di Basel. Sekalipun Swiss kalah dari Portugal dengan skor serupa di Da Luz, Lisbon.

Di sisi lain, Serbia memiliki pemain-pemain seperti Kolarov, Nemanja Matic, Adem Ljajic, Dusan Tadic, dan Aleksandar Mitrovic yang bermain di liga lima besar Eropa. Setelah gagal lolos ke Brasil 2014, Serbia secara meyakinkan lolos ke Rusia.

Di bawah arahan Mladen Krstajic, Serbia ke putaran final dengan menjadi juara grup di sesi kualifikasi. Serbia menyisihkan tim-tim potensial lainnya seperti Austria dan Wales.

Kekuatan dan pengalaman yang cenderung berimbang, Serbia dan Swiss cukup realistis untuk berbagi angka. Bagaimana, menurut Anda?

Data dan Fakta Menjelang Pertandingan Denmark vs Australia


Sepak Bola - Denmark dan Australia akan saling berhadapan di matchday kedua Piala Dunia 2018. Ada sejumlah data dan fakta menarik seputar pertandingan tersebut.

Laga Denmark versus Australia akan dilangsungkan di Samara Arena, Kamis (21/6/2018). Kedua tim mendapatkan hasil yang bertolak belakang pada pertandingan pertamanya di Grup C.

Denmark meraih poin penuh setelah mengalahkan Peru 1-0. Sementara itu, Australia belum punya poin karena kalah 1-2 dari Prancis.

Kemenangan pada laga ini akan mendekatkan Denmark dengan babak 16 besar. Sebaliknya, Australia tak boleh kalah lagi demi menjaga peluang lolos.

Berikut ini data dan fakta terkait laga Denmark vs Australia :

• Ini akan menjadi pertemuan keempat antara Denmark dan Australia, tapi baru kali ini kedua tim bertemu di laga kompetitif.

• Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Denmark menang dua kali, sedangkan Australia sekali.

• Denmark baru sekali memenangi dua pertandingan pertamanya di Piala Dunia. Hal itu terjadi pada 1986, penampilan pertama mereka di arena Piala Dunia.

• Tiap kali Denmark memenangi pertandingan pertamanya di Piala Dunia, mereka selalu lolos ke fase knockout. Hal ini terjadi di Piala Dunia 1986, Piala Dunia 1998 dan Piala Dunia 2002.

• Denmark tak pernah kalah pada pertandingan keduanya di babak penyisihan grup Piala Dunia (menang dua kali, imbang dua kali).

• Denmark sebelumnya tidak pernah mencatat clean sheet secara beruntun di Piala Dunia.

• Kiper Denmark, Kasper Schmeichel, memegang rekor nasional dengan lima clean sheet secara beruntun.

• Denmark tak kebobolan dalam 534 menit terakhir laga Internasional yang mereka jalani.

• Gelandang serang Denmark, Christian Eriksen, membuat 12 gol dan lima assist dalam 14 pertandingan Internasional terakhirnya.

• Australia selalu kalah dalam empat pertandingan terakhirnya di putaran final Piala Dunia.

• Australia tidak pernah mencatat clean sheet dalam 11 pertandingan terakhirnya di Piala Dunia. Terakhir kali mereka tak kemasukan adalah saat bermain imbang 0-0 dengan Chile di babak penyisihan grup Piala Dunia 1974.

• Australia baru sekali mengalahkan tim Eropa di Piala Dunia, yaitu atas Serbia di Piala Dunia 2010. Selebihnya, mereka imbang sekali dan kalah tujuh kali.

• Australia tak pernah memenangi pertandingan keduanya di babak penyisihan grup Piala Dunia (imbang sekali, kalah tiga kali).

Burger King Minta Maaf Soal Iklan 'Dihamili Pesepakbola'


Sepak Bola - Burger King meminta maaf terhadap iklan di sosial media yang diprotes karena melecehkan wanita. Burger King memberikan hadiah kepada wanita yang dihamili pesepakbola.

Seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (21/06/2018). Selasa lalu Burger King menampilkan iklan berbahasa Rusia yang menawarkan hadiah 3 juta rubel atau US$ 47.000 setara Rp 658 juta (kurs Rp 14.000) dan gratis burger Whoppers seumur hidup kepada wanita yang dihamili pesepakbola yang berlaga di Piala Dunia 2018.

Tak lama setelah mengumumkan iklan tersebut, mereka menariknya karena dikecam protes. Burger King menuliskan pernyataan dan meminta maaf serta telah menghapus semua materi yang terkait dengan promosi. Namun, bukti iklan tersebut sempat disimpan oleh Netizen.


Burger King memang memiliki sejarah yang kurang baik di Rusia. Tahun lalu, restoran cepat saji ini mengolok-olok seorang korban perkosaan remaja dalam iklan.

Burger King juga menampilkan wajah Diana Shurygina, yang diperkosa ketika berusia 16 tahun di sebuah pesta, sebagai bagian dari promo beli satu gratis satu burger.

Bukan hanya di Rusia, di Singapura Burger King juga mengiklankan burger tujuh inci dengan gambar tidak senonoh dan mengarah ke perilaku seks tertentu.

David Beckham Jagokan Inggris vs Argentina di Final Piala Dunia Rusia 2018


Sepak Bola - Mantan Kapten Timnas Inggris, David Beckham, menyebutkan prediksi Piala Dunia 2018. Dia menebak Argentina dan Inggris akan bertemu di partai Final.

Inggris berhasil mengalahkan Tunisia 2-1 pada laga perdana Piala Dunia 2018. Argentina ditahan imbang 1-1 oleh Islandia.

Kedua tim memulai turnamen dengan hasil dan cara berbeda. Tapi, Beckham optimistis Argentina akan kembali ke final seperti empat tahun lalu.

Siapa lawannya? Beckham menjagokan Inggris karena faktor subjektivitas.

"Saya percaya Argentina akan bermain melawan Inggris di final (Piala Dunia 2018). Pilihan saya adalah Inggris untuk memenangi kompetisi. Tapi, itu memperlihatkan saya biasa dan terlalu bergairah akan negara sendiri,"

Beckham sangat senang Inggris bisa menang di laga perdana.Tapi, sosok yang mendapat kartu merah melawan Argentina pada Piala Dunia 1998 tersebut meminta Inggris tidak terbuai.

"Saya senang mereka menang di laga pertama grup. Tapi, Inggris adalah tim muda yang belum banyak pengalaman. Perjalanan mereka di Piala Dunia akan semakin sulit, karena banyaknya tim bagus di turnamen ini," tutur mantan winger itu.

Beckham tampil bersama timnas Inggris pada tiga perhelatan Piala Dunia, yakni 1998, 2002 dan 2006. Pada tiap perhelatan, ia mencetak setidaknya satu gol. Khusus pada 2002, ia membuat satu gol kemenangan Inggris ke gawang Argentina di Sapporo, Jepang.

Performa Lionel Messi Buruk, Karena Timnas Argentina Tidak Membantunya


Sepak Bola - Lionel Messi terus dikritik karena tak kunjung memberi prestasi pada Argentina. Padahal situasi itu terjadi karena Messi tak dapat banyak bantuan dari negaranya.

Mampu memenangkan 32 gelar dan 5 trofi Ballon d'Or dalam 14 musim bersama Barcelona, Messi belum memberi trofi mayor ke Argentina. Capaian terbaiknya adalah medali emas Olimpiade 2008.

Kritikan pada Messi datang kian kuat setelah dia gagal mengantar Argentina menang atas Islandia pada laga pertama Piala Dunia 2018, di mana pada laga tersebut dia gagal mengeksekusi penalti. Jasa Messi mengantar Argentina lolos ke Piala Dunia 2018 seakan hilang begitu saja.

Tentang buruknya penampilan Messi saat berseragam Albicleste, Henan Crespo memberi pembelaan. Messi buruk karena tidak dapat cukup bantuan dari rekan-rekannya dan juga negaranya.

"Kami tidak banyak membantunya. Maksud saya adalah para pelatih, Presiden Federasi dan lain-lain. Sangat disayangkan karena dia adalah pemain terpenting di dunia, dan kami tidak bisa menolongnya. Dia sangat ingin melakukannya (mengangkat Piala Dunia). Messi mungkin merasakan tekanan itu," ungkap Crespo.

"Di Barcelona dia menjadi pemenang sesungguhnya. Tapi, bersama Argentina pemain ini kerap tidak beruntung. Dia adalah salah satu yang terbaik sepanjang sejarah. Jika anda mencintai sepakbola, Anda akan menyukai Messi," tambah dia.

Crespo menilai Messi akan tetap menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa meski tak bisa memenangi Piala Dunia. Sebagaimana Johan Cruyff dan Michel Platini.

"Banyak pemain hebat dalam ingatan kita yang gagal memenangi Piala Dunia. Messi adalah pemain fantastis. Saya sangat senang menontonnya, pun dia seorang yang baik. Dia pantas memenangi Piala Dunia," tutur mantan striker Inter Milan itu.

"Jika berhasil, dia akan menjadi pemain hebat. Tapi, ia akan tetap hebat jika gagal (mengangkat Piala Dunia). Ada berapa banyak pemain hebat yang tak bisa memenangi itu? Saya tak mengingat Johan Cruyff dan Michel Platini melakukannya (memenangi Piala Dunia)," tegas Crespo.

Prestasi terbaik Cruyff adalah runner-up Piala Dunia 1974. Sedangkan Platini hanya mampu menempatkan Prancis di posisi tiga Piala Dunia 1986.

Tidak Ingin Terpeleset Lagi, Brazil Pelajari Kosta Rica Sedetail Mungkin


Sepak Bola - Timnas Brazil ditunggu Kosta Rica di laga kedua. Setelah cuma imbang dengan Swiss, mereka pun mewaspadai benar Kosta Rica di lanjutan Piala Dunia 2018.

Brazil diimbangi Swiss di laga pertama babak Grup E Piala Dunia 2018. Sebiji gol Brazil dibuat oleh Philippe Coutinho.

Dalam laga itu, Neymar, seperti dicatat Whoscored, yang tampil penuh dalam laga itu, membuat empat percobaan dengan dua yang on goal. Dia juga membuat dua keypasses dengan akurasi 86,5 persen dan 79 sentuhan.

Neymar diharapkan tak membuang kesempatan di laga kedua. Brazil akan menghadapi Kosta Rika pada Jumat (22/6/2018) mulai pukul 19:00 WIB.

Neymar sudah berlatih lagi setelah sempat absen dalam latihan Senin (18/6) karena cedera engkel. Sehari kemudian, dia sudah beraltih kendati tak penuh.

Tak hanya ingin seri lagi, Neymar menyebut timnya sudah mengintip detail permainan Kosta Rika.

"Kami berharap bisa tampil lebih bagus ketimbang pertandingan pertama menghadapi Swiss. Kami bertekad untuk meraih kemenangan," kata Neymar.

"Kami harus tampil sebaik mungkin, kami sudah menyimak pergerakan Kosta Rika, meskipun hal terpenting adalah berfokus terhadap permainan kami sendiri," dia menambahkan.

Jerman Menelan Kekalahan di Babak Pertama, Werner Sebut-sebut Spanyol


Sepak Bola - Pemain Jerman Timo Werner menyebut-nyebut Spanyol menyusul kekalahan mengejutkan timnya dari Meksiko di laga awal Piala Dunia 2018.

Juara bertahan Jerman tunduk 0-1 ketika menghadapi Meksiko di Stadion Luzhniki, Minggu (17/6/2018 malam WIB. Satu gol Hirving Lozano dan ketangguhan kiper Guillermo Ochoa memastikan tiga angka buat El Tri di awal gelara Piala Dunia kali ini.

Hasil itu turut memunculkan tanda tanya mengenai kemampuan Jerman mempertahankan gelar juara. Terlebih skuat Joachim Loew itu cuma bisa memenangi satu dari enam laga friendly menjelang perhelatan Piala Dunia 2018.

Pun demikian, Werner yakin benar Die Mannschaft akan bangkit dari kekalahan di laga pertama dan kemudian terus melaju untuk menjadi juara. Spanyol pun tetap bisa menjuarai Piala Dunia 2010, setelah memulai fase grup dengan kekalahan 0-1 dari Swiss.

"Tentu saja kami masih bisa menjuarai Piala Dunia," kata Werner.

"Kami adalah Jerman dan ingin memenangi semua pertandingan, itulah tujuannya. Hal-hal seperti ini (kekalahan) bisa terjadi. Anda kalah tapi harus bangkit sesegera mungkin dan mencari solusi."

"Lebih baik kalah di laga pertama ketimbang di (laga) keempat atau kelima. Spanyol kalah pada laga pertama Piala Dunia di Afrika Selatan dan akhirnya jadi juara. Kini yang harus kami lakukan adalah memenangi laga berikutnya lawan Swedia," tutunya.

Prediksi World Cup 2018 Tunisia vs England: Waspada, Akan Ada Kejutan


Sepak Bola - Tunisia vs Inggris jadi salah satu laga Piala Dunia 2018 hari ini. Di atas  kertas potensi kejutan minim, tapi tren laga-laga awal bikin Inggris harus mewaspadai Tunisia.

Laga Grup G antara Tunisia vs Inggris akan dihelat di Volgograd Arena, Selasa (19/6/2018) dini hari pukul 01:00 WIB. Keduanya terbilang asing satu sama lain karena hanya dua kali berjumpa sebelumnya.

Dua laga itu terjadi pertama pada persahabatan tahun 1990 ketika keduanya bermain imbang 1-1, dan pertemuan kedua di Piala Dunia 1998, saat itu Inggris berhasil menang 2-0.

Secara umum, Inggris tak pernah kalah ketika melawan tim Afrika di Piala Dunia (3 menang dan 3 imbang). Hebatnya, Inggris berhasil membuat 5 clean sheet dari enam laga tersebut.

Meski begitu, The Three Lions tak boleh begitu saja menganggap sebelah mata Tunisia. Melihat banyak unggulan yang terganjal sebelumnya, Inggris patut waspada.

Apalagi, catatan Whoscored, Tunisia sempat memiliki rekor tak terkalahkan dalam 9 laga beruntun sebelum kalah dari Spanyol pada laga persahabatan terakhir. Tunisia pun disebut tidak tampil melawan Spanyol.

Hal ini bisa menjadi modal tersendiri bagi Tunisia untuk melanjutkan tren kejutan di Piala Dunia 2018 kali ini. Apalagi ini adalah pertama kalinya mereka kembali tampil di Piala Dunia sejak 2006.

Rumah-rumah taruhan salah satunya oddschecker, memberi koefiien kemenangan Inggris yang tertinggi 6/13. Dilanjutkan potensi Tunisia menang 17/2, dan peluang imbang 39/11.

Sekedar penginat, di laga-laga awal Piala Dunia 2018 ini lima dari enam tim teratas peringkat FIFA sama-sama gagal menang. Jerman (peringkat 1) kalah, Brazil (peringkat 2) dan Swiss (peringkat 6) berbagi hasil seri, Portugal (peringkat 4) seri, Argentina (Peringkat 5) seri. Tinggal Belgia di jajaran enam besar yang belum memainkan pertandingan pertamanya.

Tidak Merasakan Trauma, Brazil Tatap Piala Dunia 2018 dengan Keyakinan


Sepak Bola - Kekalahan memalukan Brazil di semifinal Piala Dunia 2014 masih segar di ingatan sebagian besar fans sepakbola. Tapi Marcelo menegaskan timnya tidak trauma.

Brasil dibuat patah hati saat jadi tuan rumah di Piala Dunia 2014. Mereka dipermalukan Jerman di semifinal dengan skor telak 1-7. Brasil juga gagal meraih 'hadiah hiburan' setelah dikalahkan Belanda 0-3 dalam perebutan tempat ketiga.

Empat tahun berlalu, Brasil kini disebut-sebut sebagai salah satu favorit di Piala Dunia 2018. Selecao akan memulai langkahnya di Grup E dengan menghadapi Swiss, Senin (18/6/2018) dini hari WIB.

Jelang berlaga lagi di Piala Dunia 2018, Marcelo menegaskan bahwa Brasil tak dihinggapi trauma akan kegagalan empat tahun lalu. Dia menyebut tak ada luka psikologis yang dirasakan timnya akibat kekalahan tersebut.

"Hal-hal seperti ini terjadi dalam sepakbola. Kalau ada trauma, saya mungkin sudah pensiun dari sepakbola," ujar Marcelo seperti dikutip Reuters.

"Tapi tidak ada trauma. Saya punya target dan saya fokus ke sana, saya punya tantangan baru setiap waktu dan Piala Dunia tahun ini adalah salah satunya, seperti juga tidak cedera atau melakukan transisi dari sepakbola klub ke timnas."

"Saya tidak mengingat hal-hal, bahkan yang bagus sekalipun," katanya.

Brasil menyambut Piala Dunia 2018 dengan modal positif. Dalam 21 pertandingan terakhir, Brasil mencatatkan 17 kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kali kalah.

Menurut pelatih Brasil, Tite, catatan tersebut memberi timnya ketenangan batin jelang bertarung di Piala Dunia 2018.

"Saya hanya fokus ke hal-hal penting. Ada ketenangan batin yang sudah kami bangun," ucap Tite.

Gol Paul Pogba Membawa Prancis Menang Atas Australia


Sepak Bola - Prancis memetik tiga poin di laga pertama Grup C Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Australia 2-1. Gol Paul Pogba menjadi penentu kemenangan Les Bleus.

Bermain di Kazan Arena, Sabtu (16/6/2018) sore WIB, Prancis gagal menciptakan gol ke gawang Australia di babak pertama. Padahal, mereka mampu mendominasi di periode 45 menit awal.

Prancis baru bisa memimpin lebih dulu di menit ke-58 lewat penalti Antoine Griezman. Akan tetapi, Australia membalasnya pada menit ke-62 lewat gol Mile Jedinak. Gol itu juga berasal dari titik penalti.

Les Bleus pada akhirnya berhasil mencetak gol kemenangan di menit ke-81 lewat gol Pogba. Prancis pun berhasil merebut tiga poin di laga pertama dan untuk sementara memimpin di Grup C.

Laga Grup C lainnya akan mempertemukan Peru vs Denmark. Pertandingan akan berlangsung pada pukul 23:00 WIB.

Jalannya Pertandingan:

Prancis langsung membuat ancaman ke gawang Australia saat laga baru berjalan dua menit. Kylian Mbappe dengan kecepatannya mampu melewati dua pemain Australia dan melepaskan tembakan, namun bola masih bisa ditepis oleh Matthew Ryan.

Prancis kembali mengancam selang tiga menit kemudian. Pogba melepaskan tembakan lewat tendangan bebas, tapi bola masih dengan mudah ditangkap Ryan.

Australia masih belum bisa keluar dari tekanan selama laga berjalan 15 menit. Upaya Socceroos untuk balas menyerang kerap gagal sebelum bola melewati sepertiga pertahanan Prancis.

Peluang dari Australia baru hadir di menit ke-17. Aaron Mooy mengirim umpan lewat tendangan bebas ke dalam kotak penalti, bola ditanduk oleh Matthew Leckie, dengan gemilang Hugo Lloris menepis bola itu.

Prancis kembali berusaha menekan pertahanan Australia dengan mengandalkan kecepatan Mbappe dan umpan bola panjang. Namun, masih belum membuahkan hasil sampai laga berjalan setengah jam.

Tempo pertandingan sedikit melambat setelah Australia cenderung menunggu sambil membayangi pemain Prancis. Hingga turun minum, skor 0-0 tetap bertahan untuk kedua tim.

Prancis mengawali babak kedua dengan serangan. Mereka menekan dari semua sektor, tetapi pertahanan Australia masih cukup tangguh.

Les Bleus mendapat kesempatan emas di menit ke-54. Griezmann berhasil menggiring bola melewati pemain belakang Australia dan masuk ke dalam kotak penalti. Namun, dia terjatuh setelah ditekel pemain lawan.

Wasit sempat menganggap itu bukan penalti, akan tetapi keputusan diambil dengan melihat video assistant referee (VAR). Alhasil, wasit Andres Cunha menunjuk titik putih.

Girezmann, yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Prancis unggul 1-0 di menit ke-58.

Petaka berbalik ke Prancis di menit ke-62. Wasit menunjuk titik putih untuk Australia setelah Samuel Umtiti menyentuh bola dengan tangan. Jedinak, yang maju sebagai eksekutor berhasil mengubah skor menjadi 1-1.

Pelatih Didier Deschamps melakukan dua pergantian di menit ke-70. Oliver Giroud dan Nabil Fekir dimainkan untuk menggantikan Griezmann dan Ousmane Dembele.

Tim Prancis akhirnya kembali bersorak di menit ke-81. Pogba berhasil melesakkan gol lewat sontekan di dalam kotak penalti. Bola sempat membentur sisi mistar bagian dalam sebelum terpental keluar setelah jatuh ke tanah.

Lagi-lagi teknologi bekerja dengan baik untuk tim Prancis. Wasit menyatakan gol berdasarkan teknologi garis gawang.

Tak ada gol tambahan di sisi waktu. Prancis pun menutup laga dengan kemenangan 2-1 atas Australia.

Susunan Pemain:

Prancis: Llrois, Pavard, Varane, Umtiti, Hernandez, Pogba, Tolisso (Matuidi 78'), Kante, Mbappe, Griezmann (Giroud 70'), Dembele (Fekir 70').

Australia: Ryan, Risdon, Milligan, Sainsbury, Behich, Jedinak, Mooy, Kruse (Arzani 84'), Leckie, Rogic (Irvine 72'), Nabbout (Juric 64').

Kenalan dengan Zabivaka, Maskot Utama Piala Dunia Rusia 2018


Sepak Bola - Keberadaan maskot dalam ajang Piala Dunia tak bisa dipandang remeh. Maskot memiliki peran penting dalam menunjukkan sisi lain dari gelaran pesta sepak bola yang kompetitif. Dengan adaptasi bentuk dari binatang, buah, manusia, serta bentuk lainnya, maskot berhasil memperlihatkan sisi fun dan menghibur dari perhelatan akbar ini.

Diselenggarakan setiap empat tahun sekali, Piala Dunia selalu memiliki maskot yang berbeda pada setiap penyelenggaraannya. Pemilihan maskot disesuaikan dengan ciri khas dari negara tuan rumah. Pada Piala Dunia 2018, Rusia sebagai tuan rumah menjadikan karakter serigala dengan nama Zabivaka sebagai maskot resmi.

Perjalanan Zabivaka Sebelum Resmi Terpilih

Perjalanan Zabivaka untuk terpilih sebagai maskot Piala Dunia 2018 cukup panjang. Pertama, pihak panitia mengadakan survei secara online pada anak-anak. Mereka diminta untuk memilih satu binatang yang paling favorit. Dari hasil survei, didapatkan tiga binatang dengan suara terbanyak, yaitu serigala, harimau, dan kucing.

Selanjutnya, panitia membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengirimkan ide desain untuk maskot dari tiga binatang terpilih. Dalam pemungutan suara yang melibatkan lebih dari 1 juta orang, Zabivaka terpilih setelah berhasil unggul dengan 53% suara, mengalahkan harimau dan kucing. Hasil desain dari Ekaterina Bocharova ini pun resmi terpilih sebagai maskot Piala Dunia 2018.

Karakter Zabivaka

Sebagai maskot, Zabivaka memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya lebih mudah dikenal. Zabivaka digambarkan sebagai pemain muda yang energik, penuh percaya diri, dan selalu menjadi pemain kunci saat tim mencetak gol.

Selain berjiwa kompetitif, karakter Zabivaka juga digambarkan memiliki sisi humoris dan menghibur. Satu ciri khasnya yang paling terlihat adalah ia selalu mengenakan kacamata keren saat bertanding karena percaya bahwa kacamatanya membawa keberuntungan.

Filosofi Zabivaka

Zabivaka memiliki arti nama "pencetak gol". Dalam biogrofi resmi di laman FIFA, Zabivaka digambarkan sebagai penjelmaan sosok memesona dan disimbolkan ke dalam serigala muda yang sedari kecil bercita-cita menjadi pemain profesional. Dengan teknik yang mumpuni, Zabivanka selalu berkontribusi untuk kemenangan tim.

Selain itu, kacamata pada Zabivaka juga memiliki filosofi tersendiri. Kacamata tersebut melambangkan nilai tambah yang berkaitan dengan akurasi ketika sedang berlaga di lapangan. Akurasi yang terdapat dalam kacamata Zabivaka juga diharapkan dapat ditampilkan pemain yang berlaga di Piala Dunia 2018 sehingga menjadikan pertandingan menjadi lebih menarik dan kompetitif.

Tugas Utama Maskot Terpilih

Setelah terpilih, maskot resmi akan dijadikan bahan sebagai alat sosialisasi penyelenggaraan Piala Dunia. Selanjutnya, maskot terpilih ini akan digunakan sebagai materi promosi Piala Dunia oleh FIFA dan tersebar ke seluruh dunia dalam bentuk merchandise.

Salah satu materi promosi yang paling diingat yang dilakukan oleh Naranjito, maskot Piala Dunia 1982. Naranjito yang berbentuk buah jeruk ini dianggap sebagai salah satu maskot paling populer sepanjang masa. Bahkan, ia merupakan satu-satunya maskot yang memiliki acara kartun sendiri hingga 20 episode.

Maskot Lain Sebelum Zabivaka

Selain menghibur dan unik, sejumlah maskot terpilih FIFA juga memiliki pesan khusus di dalamnya. Hal itu juga berlaku pada maskot Piala Dunia sebelum Zabivanka seperti Tip and Tap, maskot Piala Dunia 1974 di Jerman yang disimbolkan dengan dua anak muda saling merangkul dan dianggap sebagai penggambaran Jerman Timur dan Barat. Tip and Tap mencoba mengirim pesan bahwa keduanya tetap bersatu dan hangat.

Ada pula maskot Fuleco pada gelaran Piala Dunia 2014 di Brazil yang disimbolkan dengan binatang endemik di Brazil tatu-bolaatau three-banded armadillo. Dalam 10 tahun terakhir, tatu-bola mengalami penurunan populasi hingga 30% yang membuatnya masuk ke dalam kategori binatang terancam punah. Dengan memilih Fuleco sebagai maskot Piala Dunia 2014, Brazil berharap agar keberadaan tatu-bola tetap dijaga dengan baik.

Itu dia fakta unik seputar Zabivaka, maskot Piala Dunia 2018 Rusia yang dapat kamu ketahui. Selain sebagai simbol, maskot juga memiliki pasan dan filosofi tersendiri di dalalmnya. Filosofi yang ada juga tak jarang mengandung pengharapan pada pagelaran akbar Piala Dunia.

Prancis vs Autralia Imbang Tanpa Gol di Babak Pertama


Sepak Bola - Prancis berhadapan dengan Autralia di laga pertama Grup C Piala Dunia 2018. Kedua tim berimbang tanpa gol di babak pertama.

Bermain di Kazan Arena, SAbtu (16/6/2018) sore WIB, Prancis langsung membuat ancaman ke gawang Australia saat laga baru berjalan dua menit. Kylian Mbappe dengan kecepatannya mampu melewati dua pemain Australia dan melepaskan tembakan, namun bola masih bisa ditepis oleh Mathew Ryan.

Prancis kembali mengancam selang tiga menit kemudian. Paul Pogba melepaskan tembakan lewat tendangan bebas, tapi bola masih dengan mudah ditangkap Ryan.

Australia masih belum bisa keluar dari tekanan selama laga berjalan 15 menit. Upaya Socceroos untuk balas menyerang kerap gagal sebelum bola melewati sepertiga pertahanan Prancis.

Peluang dari Australia baru hadir di menit ke-17. Aaron Mooy mengirim umpan lewat tendangan bebas ke dalam kotak penalti, bola ditanduk oleh Matthew Leckie, dengan gemilan Hugo Lloris menepis bola itu.

Prancis kembali berusaha menekan pertahanan Australia dengan mengandalkan kecepatan Mbappe dan umpan bola panjang. Namun, masih belum membuahkan hasil sampai laga berjalan setengah jam.

Tempo pertandingan sedikit melambat setelah Australia cenderung menunggu sambil membayangi pemain Prancis. Hingga turun minum, skor 0-0 tetap bertahan untuk kedua tim.

Susunan Pemain:

Prancis: Lloris; Pavard, Varane, Umtiti, Hernandez, Pogba, Tolisso, Kante, Mbappe, Griezmann, Dembele.
Australia: Ryan; Risdon, Milligan, Sainsbury, Behich, Jedinak, Mooy, Kruse, Leckie, Rogic, Nabbout.

 
Copyright © 2014 BeritaPeristiwa. All Rights Reserved. Powered by Berita Peristiwa
Template by Creating Website and Berita Peristiwa